#SGTrip5 : Ayam Penyet Ria & Smart Automobile Pte, Ltd

Sebelum kepulangan kami ke Indonesia, ada dua tempat yang kami kunjungi. Dua tempat ini menarik perhatian saya dikarenakan kedua tempat ini dimiliki oleh orang Indonesia. Ya,  keduanya adalah orang Indonesia (yang sudah tinggal lama di Singapura) yang membuka usaha di Singapura. Berikut adalah liputan kunjungan saya dan kawan-kawan FIM 10 ke Ayam Penyet Ria dan SMART Automobile Pte, Ltd. 😀

1. Ayam Penyet Ria
Auntie May, seorang wanita asal Jakarta yang sejak 30 tahun lalu menetap di Singapura, ikut membantu pengelolaan Restoran bercita rasa Indonesia di Singapura ‘Ayam Penyet Ria’. Restoran ini berdiri sejak 7 tahun yang lalu, sekitar tahun 2004, saat itu belum sudah banyak restoran yang menyediakan masakan Indonesia, namun cita rasanya berbeda dari aslinya. Salah satu alasan mengapa ‘Ayam Penyet Ria’ ini akhirnya dikembangkan di Singapura adalah, karena sang pemiliki ingin agar orang-orang di luar negeri dapat mengetahui seperti apa cita rasa asli Indonesia dan orang Indonesia yang berkunjung ke Singapura dapat menemukan masakan yang sangat dekat dengan lidah mereka.

285353_2174062241541_1998218_n

Diskusi Bersama Aunty May

Berawal dari sebuah cabang di Lucky Plaza saat awal berdirinya, saat ini ‘Ayam Penyet Ria’ telah memiliki 5 cabang di Singapura, yaitu di Lucky Plaza (2 cabang), Tampines Mall, Jurong Point dan Bedok Point. Auntie May menuturkan, untuk bisa menjaga orisinalitas rasa masakah, beberapa bahan baku utama ayam penyet, seperti kecap, tepung kobe, terasi masih didatangkan secara langsung dari Indonesia. 😀

Auntie May menuturkan bahwa Singapura adalah negara yang sangat mengedepankan kualitas produk. Produk yang dijual kepada masyatakat harus memenuhi standard Quality Control yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Untuk hal ini pemerintah Singapura sangat ketat, sebuah usaha yang ingin mendapatkan izin berdagang di Singapura harus rela mengikuti berbagai macam proses yang ditetapkan oleh pemerintah. Proses ini meliputi pengecekan kualitas bahan baku, pengolahan bahan baku hingga produk jadi dan bahkan bentuk serta layout dapur dan restoran.

Perjalanan ke ‘Ayam Penyet Ria’ ini memberikan pelajaran bahwa peluang bagi seseorang untuk berbisnis di luar negeri amatlah terbuka, pebisnis harus dapat membuat perusahaan atau produknya memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan standard kualitas di sebuah tempat. Ada ataupun tidak adanya standard, perusahaan harus memastikan segalanya baik dan dapat dijamin kualitasnya. Tentunya untuk melakukan hal tersebut, perusahaan harus mengeluarkan kocek yang tidak sedikit, namun apa yang akan didapat dikemudian hari akan setimpal dengan apa yang dilakukannya.

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai perusahaan ini, kita dapat mencari informasi di http://www.ayampenyetria.com/

Nb. Satu hal yang menarik, sesampainya saya kembali di Bandung, saya baru sadar, ada satu gerai Ayam Penyet Ria selalu saya lewati setiap saya berangkat dari rumah dan pulang. Letaknya di Jl. Supratman Bandung. it’s so close.. 😀

282089_2174065241616_3565282_n

Ramainya Pengunjung di Ayam Penyet Ria

283879_2174066441646_7657335_n

Ayam Ukuran Besar + Tahu + sambal Terasi. Mantap! 😀

267588_2174069321718_1429249_n

Ga Lengkap kalau tanpa kerupuk! 😀

2. Smart Automobile Pte, Ltd
Tempat terakhir yang kami datangi sebelum pulang ke Indonesia adalah SMART Automobile Pte, Ltd, merupakan salah satu operator taksi terbesar dan paling giat yang ada di Singapura. Perusahaan ini pada tahun 2008 mendapatkan penghargaan ‘Eco-Friendly transport’ dari pemerintah Singapura. Bisnis taksi di Singapura adalah salah satu bisnis yang menguntungkan, karena memiliki segmentasi yang berbeda dengan bus dan MRT yang notabene adalah transportasi publik untuk katagori menengah kebawah. Taksi adalah transportasi yang memiliki segmentasi menengah keatas.

285286_2175222070536_7549115_n

Bincang Santai Bersama Pemilik Perusahaan

Disini kami peserta FIM 10 berbincang dengan dengan pemilik perusahaan ini. Beliau menuturkan di awal sesi diskusi, bahwa entrepreneur tidak hanya mengenai masalah keuangan atau finansial, namun juga social responsibility dari perusahaan tersebuh kepada masyarakat. Perusahaan boleh saja untung, tapi itu tidak boleh menyebabkan pihak lain mengalami kerugian. Jika bisa seluruh orang yang ada kaitannya denga perusahaan bisa mengambil manfaat dari keberadaan perusahaan tersebut.

Sebagai contoh, SMART Automobile mengembangkan dan menggunakan bio-fuel untuk setiap kendaraannya. Selain itu SMART Automobile juga memberikan kursus / pelatihan kepada para karyawanya, khususnya karyawan dari Indonesia. Karyawan diberikan kursus yang tidak biasa, SMART Automobile menganggap jika karyawan diberikan kursus seperti layaknya di Indonesia (jahit, masak ataupun mencuci) tentunya sekembalinya karyawan ke Indonesia, mereka akan menjadi pembantu lagi. Oleh karena itu, diberikanlah kursus komputer, akuntansi dan juga marketing pada karyawan, harapannya mereka bisa memiliki bekal jika mereka melakukan usaha, ataupun saat bekerja di tempat lain.


‘Ada empat kunci sukses orang Singapura’ beliau menuturkan. Yang pertama adalah ‘KIASU’ atau keinginan untuk lebih baik dari orang lain, orang Singapura, saat melihat orang lain lebih baik darinya merasa terpacu dan berjuang lebih keras agar bisa menyamai ataupun melebihi orang lain. Yang kedua adalah memiliki planning yang baik, orang Singapura membuat perencanaan jangka panjang untuk setiap aktivitas mereka. Dan dua kunci terakhir adalah kerja keras serta determinasi tinggi.

Entrepreneur, adalah seni bagaimana menggunakan orang lain untuk mendapat keuntungan. Sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan harus diatur sedemikian rupa sehingga bisa memberikan kontribusinya pada perusahaan. Dulu SMART Automobile pernah mendapatkan permasalahan sumber daya manusia. Pernah dalah sebuah waktu, produktivitas perusahaan menurun, halini dikarenakan salah seorang karyawan yang berkerja dalam sebuah shift seringkali izin karena sakit. Kejadian ini menyebabkan tiga orang yang ada dalam shift tersebut merasa terbebani dengan tambahan pekerjaan mereka dan akhirnya pun sering mengambil cuti. Akhirnya SMART Automobile mengambil inisiatif untuk merubah peraturan perusahaan, hari cuti yang tadinya berjumlah 30 dirubah menjadi hanya 6 hari saja, namum karyawan mendapatkan pelayanan kesehatan dari dokter rujukan perusahaan.

Selain itu, seorang entrepreneur harus berani mengambil resiko dan mengambil keputusan secara cepat. hal ini dikarenakan dinamika bisnis tidak pernah dapat diprediksi keadaannya. Selain itu, entrepreneur harus bisa mengelola keuangan perusahaannya dengan baik, salah satu tipsnya adalah memisahkan keuangan perusahaan dengan keuangan pibadi, hal ini akan membantu perusahaan berjalan lebih efektif dari sebelumnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perusahaan, kita dapat melihatnya di http://www.smartcab.com.sg/

285436_2175226910657_1378565_n

Foto Bersama Setelah Selesai Diskusi

Advertisements
This entry was posted in Corat-Coret Kehidupan, Forum Indonesia Muda and tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to #SGTrip5 : Ayam Penyet Ria & Smart Automobile Pte, Ltd

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s