Perjalanan Qur’an

Mengutip Sebuah Akun facebook yang dahulu pernah ‘menggemparkan’ hati ini     Perjalanan Qur’an :

Kami tiga pemuda yang berasal dari sebuah kampus dimana ilmu pengetahuan dan teknologi bersatu padu, mencoba memantapkan langkah untuk melihat dunia dengan cara yang kami yakini dapat menjadi inspirasi dan sumber inspirasi.

Kami bertiga adalah sahabat seperjuangan dalam rangka menegakkan Islam di muka bumi ini.

Kini, kami ingin mencoba menapaki salah satu tahapan penting dalam hidup kami sebagai seorang muslim, sebagai seorang pengembara, sebagai seorang inspirator dalam sebuah perjalanan panjang dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. Sebuah perjalanan yang kami sebut dengan Perjalanan Qur’an.

Perjalanan ini adalah sebuah perjalanan darat dari negara asal kami, Indonesia, menuju Rumah Allah-Baitullah di Mekkah. Sebuah perjalanan yang kami rencanakan akan melewati berbagai negara;

Indonesia – singapura – malaysia – thailand – myanmar – bangladesh – nepal – india – pakistan – iran – irak – turki – suriah – jordania – saudi arabia – indonesia

Di berbagai negara ini kami akan mencoba mengenal Islam dan keindahannya, belajar mencintai Allah dengan segala ciptaanNya di masa lalu dan masa depan, dan mencoba merasakan keteladanan Rasul melalui ajarannya. Cara yang kami pilih dengan mendatangai situs Islam bersejarah dan belajar tentang kisah dibaliknya. Beribadah dan berkomunikasi dengan Allah di masjid masjid di setiap negara. Bersilaturahim dengan komunitas Islam di berbagai negara, mengenal mereka, cara mereka berislam dan berdakwah dan cara mereka mensyukuri hidup.

Ada Sekelompok pemuda, yang memiliki keinginan untuk bisa melalui sebuah perjalanan spiritual dan mengenal Islam lebih jauh dari perjalanan menembus batas teritori dan benua.

Terlepas jadi atau tidaknya perjalanan ketiga sahabat ini (ketiganya saya kenal betul). Entah mengapa, rasanya, ada sebuah panggilan dan kobaran semangat dari dalam diri ini. Untuk melakukan sebuah perjalanan, mengembara mencari dan mengumpulkan hikmah yang berserakan di bumi Allah ini.

Jadi teringat, dahulu kala, saat kelas 3 SMA, saya ingin sekali masuk jurusan Biologi ITB. Alasan utama saya ingin masuk ke jurusan tersebut adalah kegemaran saya menonton program di TV7 (seakarang ini Trans 7) bernama ‘Jejak Petualang’. Diri ini membandingkan program tersebut dengan program-program ‘National Geographic’, sama sekali tidak ada presenter yang mampu menjelaskan jenis hewan atau tumbuhan, bagaimana tempat hidupnya secara mendetail. Rasanya keren menjadi presenter pertama yang bisa menjelaskan secara detail hewan dan tumbuhan yang ada di Indonesia.

Yah.. impian untuk menjadi presenter program Jejak Petualang boleh jadi telah tertutup, tapi peluang masih begitu terbuka untuk program-program lainnya? Mungkinkah program ‘Perjalanan Qur’an’ ini bisa terwujud? Bisa saja 😀

Backpacking ke Makkah boleh jadi terkesan terlalu jauh dah memakan banyak waktu dan biaya. Tak ada salahnya ditapaki kawan!

Boleh lah, diri ini bermimpi, untuk menapaki, jalur untaian Hikmah, dari pendahulu-pendahulu, dari pejuang-pejuang Dien terdahulu. Dalam maupun Luar Negeri.

Jikalau memang Engkau mengizinkan. Jikalau umur ini masih ada. Izinkanlah Hamba-Mu ini menapaki luasnya bumi ciptaan-Mu.. Amiiiin..

Advertisements
This entry was posted in Corat-Coret Kehidupan and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s